Jumat, 08 Februari 2013

"WANITA SELALU MENGEMBALIKAN YANG LEBIH UNTUK PRIA"

Jika kamu memberinya rumah, maka ia akan memberimu kehangatan dalam rumahmu. . .

Jika kamu memberinya beras, ia akan mengembalikan nasi untukmu. . .

Jika kamu memberinya Cinta, ia akan memberimu pengabdian seumur hidupnya. . .

Tapi jika kau memberinya Pengkhianatan, ia akan memberimu doa dalam airmata kepedihannya, dan itu berarti siapkan dirimu untuk berjuta Kemalangan"

Jika kemarin kamu berdo'a dan kamu yakin bahwa dialah tulang rusukmu,
maka terimalah dia bukan sebagai wanita yang sempurna,
melainkan sebagai wanita yang terbaik.
Yang terbaik dari Allah bukanlah dia yang tidak pernah berbuat salah,
tapi dia yang selalu berkata ma'af untuk setiap kesalahannya dan ia yang punya sejuta maaf untuk kesalahanmu. . .
Ia yang menerima masa lalu mu dan yang siap merancangkan masa depannya bersamamu. . .
Ia yang selalu cemas dan hilang akal ketika kamu tak memberinya kabar. . .
Ia yang bisa memberimu dampak positif dalam hidupmu. . .
Ia yang mengingatkanmu akan Allah. . .
Ia yang mengajakmu bersyukur saat kegagalan menghampiri hidupmu. . .
Ia yang tidak pernah lupa menyebutmu dalam do'anya. . .
Ia yang mengajarkanmu akan tujuan hidup dan prioritas hidup. . .

Jika dulu sifat manjanya membuatmu tertawa lucu,
jika dulu cemburunya berarti sayang buat kamu,
jika dulu airmatanya bisa menyayat hatimu,
maka,
jika sekarang semuanya itu jadi alasan kamu melepaskannya, maka merenunglah sejenak!
Karena mungkin pernyataan ini benar!

"Sebenarnya bukan karena manjanya, cemburunya, atau sifat buruk lainnya yang menyebabkan kamu berani melepaskannya,
tapi karena sekarang kamu mengijinkan wanita lain menjadi pendengar masalahmu dengannya."

Itulah Pengkhianatan yang tidak pernah disadari seorang pria!

Berjalanlah bersama dia yang Allah ciptakan dari Tulang Rusukmu. . .

Sabtu, 02 Februari 2013

PRAHARA RINDU

Tak tahu pada siapa lagi ku mengadu
Padamu jua telah kubisikkan keluhku
Sampaikan relung hati yang tersirat
Dalam keibaan hening ku bermunajat

Sang rembulan enggan tampakkan kirananya
Hanyalah dingin pada sang bayu terbawa
Tidakkah kau rasakan gundah gulanaku
Tentang resah tentang cinta juga kerinduanku 

Haruskah lagi dan lagi ku memohon padamu

Wahai kekasih, dengarlah rintih tangis hatiku

Dan rasakan apa yang harus terus aku rasakan
Prahara rindu yang lama telah kau tinggalkan

Jumat, 01 Februari 2013

Istana Hatiku

Untuk bintang yang kini menemani malamku
Ku tersipu malu karena kau begitu tersenyum manis padaku
Sedangkan aku hanya bersandar pada kapuk-kapuk putih

Rasa ini menggumpal sedemikian rupa
Membentuk dinding yang kokoh
Dan tak ada yang bisa menggapainya kecuali rasamu
Tibalah dalam sebuah planet kecil bernamakan hati
Yang banyak terdapat tumbuhan cinta dan awan kasih sayang

Namun datanglah asa yang hinggap dan tak ingin menjauh
Ternyata kau yang mengundang asa itu
Ku ambil kuas dan ku lukis sebuah nama cinta di planet itu
Dan karena itu kubuat sebuah istana diantara awan yang dilingkari oleh pelangi
Kemarilah gapailah anganku

Walau kau tlah menancapkan asa itu
Namun ku ingin mengajakmu dalam istana yang kubuat
Terbanglah sayang
Dalam gumpalan awan nan suci
Dangan sutra yang lembut
Yang akan membawamu dalam indahnya pelangi yang ku buat

Blogroll

Sample Text

Selamat datang di blok saya

Text Widget

Recent Posts

Download

Pages

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Followers